Keajaiban B-MUNNO

Berbagai penelitian Ilmiah yang telah diterbitkan dalam berbagai Jurnal Ilmiah International, membuktikan berbagai manfaat super dari Madu Trigona, Berikut kami rangkum :

Aktivitas Antimikroba dari madu Trigona.

Pada tahin 2010, Peneliti dari Universitas Western Australia, Microbiology and Immunology, School of Biomedical, Biomolecular and Chemical Sciences.

Dalam Judul penelitiannya : “Antimicrobial activity of honey from the stingless bee Trigona carbonaria determined by agar diffusion, agar dilution, broth microdilution and time-kill methodology

Menyimpulkan bahwa : Stingless bee honey memiliki spectrum aktivitas anti bakteri yang luas meliputi bakteri gram positif dan bakteri gram negatif. Stingless bee honey memiliki aktiivitas yang mirip dengan obat sehingga memiliki peran sebagai bahan pengobatan.

Hasil penelitian selengkapnya klik disini

Kemampuan Madu Trigona dalam melawan perkembangan sel kanker

Pada tahin 2011, dalam penelitian yang direlease oleh Department of Biology, Faculty of Science, Chulalongkorn University.  Dalam Judul penelitiannya : “In vitro antiproliferative activity of partially purified Trigona laeviceps propolis from Thailand on human cancer cell lines”

Membuktikan bahwa : Secara In vItro Propolis yang terkandung dalam madu trigona dipastikan memiliki komponen kimia yang dapat melawan aktivitas perkembangbiakan sel kanker (Anti Proliferasi) tetapi tidak menghambat perkembangan sel sehat, hanya  perkembangan sel kanker yang dihambat.

Hasil penelitian selengkapnya klik disini. Penelitian serupa juga diterbitkan dalam Jurnal Asian Pacific Journal of Tropical Biomedicine pada 2014

Dengan judul : “ In vitro cytotoxicity of Indonesian stingless bee products against human cancer cell lines”. Selengkapnya dapat di dibaca disini.

Propolis terbaik ada pada dihasilkan oleh species Trigona/Heterotrigona

Pada paparan International Stingless Bees Conference and Workshop 2017 ada temuan yang sangat menarik:

Kandungan flavonoid (antioksidan) dalam propolis dari lebah stingless bee spesies yaitu Heterotrigona itama (spesies lebah trigona yang memproduksi madu Bmunno) adalah 200 kali lebih kuat dibandingkan dengan ke 20 spesies lebah stingless bee lainnya. Klik disini

Dalam MALAYSIAN JOURNAL OF ANALYTICAL SCIENCES Vol 20 No 2 (2016): 413 – 422 yang berjudul “CHEMICAL AND BIOLOGICAL ANALYSES OF MALAYSIAN STINGLESS BEE PROPOLIS EXTRACTS”, disimpulkan bahwa kekuatan aantikosidan pada propolis bergantung pada species lebah yang menghasilkan propolis itu sendiri, dalam hal ini species Heterotrigona Itama memberikan hasil yang paling tinggu aktivitas anti oksidan maupun anti diabetik nya.

Menyembuhkan Luka

Sebagaimana yang di pubilkasikan pada Skin Pharmacol Physiol 2017 30:66–75 D OI: 10.1159/00045841 “ Stingless Bee Honey, the Natural Wound Healer: A Review”. yang diterbitkan dalam jurnal PubMed.org

Antioksidan dalam madu lebah bisa mematahkan rantai radikal bebas yang menyebabkan efek merusak pada area yang terluka. Lebih lanjut, sifat antimikroba dari madu yang tidak menyengat dapat mengatasi kontaminasi bakteri dan dengan demikian meningkatkan laju penyembuhan. Selain itu, atribut anti-inflamasi pada madu ini dapat melindungi jaringan dari mediator inflamasi yang sangat beracun. Sifat pelembab dari madu dapat meningkatkan penyembuhan luka dengan mempromosikan angiogenesis dan sirkulasi oksigen. Kesimpulan: Aplikasi madu pada luka telah banyak digunakan sejak zaman dahulu. Sebagai akibatnya, penting untuk memahami mekanisme farmakologis dari madu terhadap fisiologi kulit yang terluka untuk mengoptimalkan laju penyembuhan di masa depan.

Madu Stingless Bee Meningkatkan kerja Memori Otak

Sebagaimana yang dipublikasikan pada Jurnal Evidence-Based Complementary and Alternative Medicine Volume 2019, Article ID 8258307. Yang membuktikan bahwa madu stingless bee dapat meinngkat kinerja memori otak. Jurnal dapat di unduh disini

Penilitian tersebut membuktikan hasilnya bahwa, terutama pada memori referensi spasial, menunjukkan suplementasi madu stingless bee pada tikus Swiss albino berpengaruh positif untuk meningkatkan memori. Suplementasi dosis tinggi pada 2000 mg / kg yang setara dengan dosis manusia 162 mg / kg menunjukkan kemampuan yang kuat dari lebah madu stingless bee untuk meningkatkan memori kerja spasial sementara asupan berkepanjangan hingga 35 hari meningkatkan memori referensi spasial. Ini mungkin terkait dengan kehadiran fenilalanin dalam madu stingless bee, yang secara langsung meningkatkan regulasi gen BDNF dan Itpr1 di otak tikus seperti yang diamati dalam analisis ekspresi gen. Penelitian ini memberikan bukti perilaku efek peningkatan memori dari madu stingless bee terhadap tikus. Studi selanjutnya dengan inhibitor BDNF spesifik direkomendasikan untuk lebih mengkonfirmasi mekanisme yang mendasari madu dalam pembelajaran dan memori.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *